virus hape makin beragam dan ganas
hape hape pintar masa kini tentu di bekali dengan sistem operasi (OS).
sudah terdapat beberapa jenis OS, diantaranya Windows Mobile, Symbian, Palm, i-Phone, BlackBerry dan yang terakhir Android.kehadiran OS tentu membuat hape menjadi lebih dari sekedar alat komunikasi biasa. karena OS memberikan banayk kesempatan pada hape untuk dapat berexplorasi lebih maksimal.
padahal OS umumnya menjadi sasaran empuk virus untuk menginfeksi dan mengacak-acak sistem yang ada. terlebih dengan kemudahan sistem yang dapat memasukkan berbagai aplikasi dari pihak ketiga. seperti pada Android, tentu menjadi renatan terinfeksi. untuk itu dibutuhkan penangkal agar hape bebas dari serangan virus,yakni lewat aplikasi antivirus.
selain melengkapi dengan antivirus, ada beberapa pencegahan yang dapat dilakukan. pencegahan pertama denganmenonaktifkan bluetooth dan infra red. kedua sarana koneksi antarperanti ini menjadi jalan bebas hambatan bagi virus untuk berpindah tempat. arnya lewat pertukaran data dalam bentuk dokumen, lagu, maupun gambar.
kedua, denga hati-hati menggunakan kabel data untuk tranfer pada komputer. proses yang lebih cepat dan efektif memang menguntungkan.apalagi saat menginstal game atau lagu. namun secepat itu pula virus berpindah dari komputer ke hape atau sebaliknya. segera nonaktifkan komputer setelah tranfer data ke hape selesai dilakukan.
pencegahan terakhir dengan menonaktifkan Wifi dan berhati hati menggunakan internet. penggunaan Wifi pada hape cerdas tentu memudahkan hape koneksi internet diberbagai tempat. hal ini tentu memudahkan hape terserang virus lewat beragam aplikasi yang berhubungan dengan internet, seperti menerima email atau chatting. apalagi jika menginstal aplikasi tertentu via hape.
jenis virus
*Trojan
virus jenis ini biasanya akan merusak sistem kerja pada hape, sehingga hape kadang melakukan restart dengan sendirinya.
*Malware
digolongkan sebagai virus berbahaya. dapat menular pada hape yang sehat melalui koneksi bluetooth. file yang dikirim via bluetooth akan corrupted dan tidak akan bisa dibuka lgi.
*losco.A virus
memiliki basis format *SIS. virus akan menyerang sistem aplikasi hape sehingga tidak dapat digunakan lagi.
*Cabir
dapat berpindah melalui dua cara, yakni koneksi bluetooth dan MMS. namun cabir tergolong tidak terlalu berbahaya. karena virus hanya akan menggandakan file atau aplikasi tersebut melalui bluetooth. selain itu juga dapat membuat hape boros baterai
*Commwarrior
masih menular melalui bluetooth. virus ini dapat menghapus seluruh data dan menguras pulsa dengan secara diam-diam. caranya dengan mengirim MMS dan dan SMS dengan sendirinya.
*Skull.cb-mabtal.A
tergolong sebagai virus yang sudah lama dikenal. skull dapat terinstal secara tidak sengaja. virus akan merusak ikon folder dengan menampilkan ikon yang berbeda. selain itu juga dapat merusak dan mematikan fungsi telepon, SMS dan media player
*Cardtrap
virus ini mampu mengganti aplikasi pada hape berupa buku telepon dengan salinan corrupted
*Doomed
dapat menonaktifkan bebrapa aplikasi dan membuat hape restart dengan sendirinya.
*Blank font.A
menginfeksi hape dengan tampilan tanpa bentuk alias blank. virus juga dapat memaksa sistem pada hape untuk melakukan restart berulang -ulang
*Phone book stealer
cara kerja virus ini tergolong cukup unik. virus dapat mengambil data pada phone book untuk dapat di-copy-paste dengan file berformat *TXT untuk dikirim melalui bluetooth tanpa konfirmasi.
*Symbian-skudon.c/skudon.d
virus ini dapat membuat sistem pad hape tidak stabil
*symbian-skudon.E.F
menyerang hape bersistem operasi symbian dengan cara mengacak data yang ada.
*Symbos/commwarrior.C
dapat menyerang layaknya virus commwarrior
*coom warrior.D
hape yang terjangkiti virus ini akan mengirim MMS dan SMS dengan sendirinya dan menggunakan bahasa yang membingungkan.
*Symbos/commwarrior.E
menjangkit melalui bluetooth dan MMS di hape yang bersitem symbian
Kamis, 29 April 2010
Awas bahaya Virus pengguna Facebook
Setidaknya ada dua virus yang mengancam pengguna Facebook di Indonesia. Pengguna disarankan hati-hati, karena serangan virus dengan modus operandi mengeksploitasi Facebok akan makin marak di masa datang.
Perusahaan antivirus Vaksincom mencermati, saat ini setidaknya ada dua virus yang mengancam pengguna Facebook. Virus itu bukan menyebar di Facebook, tapi memanfaatkan jejaring sosial popular itu untuk menjaring korban dan bertujuan mendapatkan akun FB.
“Menurut hemat kami, di tahun ini serangan virus dengan modus operandi mengeksploitasi FB akan makin marak seiring makin populernya FB,” kata CEO Vaksincom Alfons Tanuwijaya, di Jakarta.
Ia menambahkan di dunia virus berlaku hukum pembuat virus akan mengincar sistem operasi atau aplikasi yang paling popular. Hal itu karena korban potensialnya lebih besar.
Oleh karena itu komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows lebih menarik dibuat virusnya dibandingkan Mac OS Leopard atau Linux, karena penggunannya paling banyak. Sementara sistem operasi Windows Mobile atau BlackBerry lebih sedikit mendapat serangan, karena secara de facto market ponsel masih dikuasai oleh sistem operasi Symbian.
“Saat ini dua virus yang cukup berbahaya dalam mengeksploitasi FB adalah Bredolab dan Zbot,” kata Alfons.
Bredolab merupakan virus lama yang menyebarkan diri sebagai lampiran e-mail. Sebelumnya, virus ini seolah-olah datang dari DHL. Jika dijalankan, maka virus akan menyebabkan komputer terinfeksi.
Memanfaatkan Facebook yang popular, pembuat virus mengubah e-mail seakan-akan dari administrator Facebook. Pembuat virus meminta password reset Facebook dan menjalankan satu aplikasi yang isinya program berbahaya.
“Jika aplikasi itu dijalankan, maka korbannya akan dibuat pusing tujuh keliling. Selain menginfeksi komputer korbannya, virus juga akan meng-download spyware, scareware berupa antivirus palsu, dan menginfeksi lagi komputer korbannya,” kata Alfons.
Tidak cukup melakukan hal ini, Bredolab juga akan melakukan spam dari komputer korbannya. Akibatnya IP address komputer korban bisa diblok oleh perusahaan blacklist, karena mengirimkan spam dan mengganggu pengiriman e-mail.
Sedangkan cara penginfeksian virus Zbot lebih canggih. Virus ini tidak mengirimkan diri sebagai lampiran e-mail seperti Bredolab, yang bisa diblok oleh mailserver.
Virus itu menyebar melalui email phishing, seakan-akan pesan resmi dari Facebook untuk mengubah password. Jika link tersebut diklik, maka ia akan menampilkan situs palsu Facebook yang meminta korbannya memasukkan username dan password.
Jika dituruti maka username dan password pengguna Facebook akan diketahui oleh pembuat virus. Tidak cukup mencuri password Facebook korbannya, virus ini juga akan memberikan link ke file untuk diunduh yang dikatakan sebagai file update dari Facebook. Jika dijalankan, maka virus akan menginfeksi komputer korbannya dan mengakibatkan komputer itu mengirimkan spam.
Lalu bahaya terbesar apa yang bisa dialami user?
Alfons mengatakan tingkat bahaya tergantung dari korbannya. Korban bisa kehilangan akun Facebook dan jika ada nilai ekonomis di akun itu, misalnya data rahasia rekening perbankan maka akan bisa berpindah tangan.
“Selain itu yang perlu dikhawatirkan adalah bahaya jaringan komputer kantor yang menjadi korban virus ini. Jika komputer mengirimkan spam, maka IP kantor akan di-blacklist sehingga tidak akan bisa mengirimkan email dengan baik, dan seluruh email kantor tersebut akan masuk ke dalam kategori spam. Potensi kerugian ekonominya sangat besar,” ujar Alfons.
Untuk menghindari virus di Facebook, Alfons mengatakan pengguna komputer harus menggunakan program antivirus yang ter-update. Selain itu ia menyarankan pengguna komputer selalu waspada terhadap pemalsuan situs atau webforging.
“Jangan mudah percaya link yang diberikan. Khususnya pada saat memasukkan data penting seperti username dan password, sebaiknya perhatikan situs yang dikunjungi dengan seksama,” timpalnya
Perusahaan antivirus Vaksincom mencermati, saat ini setidaknya ada dua virus yang mengancam pengguna Facebook. Virus itu bukan menyebar di Facebook, tapi memanfaatkan jejaring sosial popular itu untuk menjaring korban dan bertujuan mendapatkan akun FB.
“Menurut hemat kami, di tahun ini serangan virus dengan modus operandi mengeksploitasi FB akan makin marak seiring makin populernya FB,” kata CEO Vaksincom Alfons Tanuwijaya, di Jakarta.
Ia menambahkan di dunia virus berlaku hukum pembuat virus akan mengincar sistem operasi atau aplikasi yang paling popular. Hal itu karena korban potensialnya lebih besar.
Oleh karena itu komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows lebih menarik dibuat virusnya dibandingkan Mac OS Leopard atau Linux, karena penggunannya paling banyak. Sementara sistem operasi Windows Mobile atau BlackBerry lebih sedikit mendapat serangan, karena secara de facto market ponsel masih dikuasai oleh sistem operasi Symbian.
“Saat ini dua virus yang cukup berbahaya dalam mengeksploitasi FB adalah Bredolab dan Zbot,” kata Alfons.
Bredolab merupakan virus lama yang menyebarkan diri sebagai lampiran e-mail. Sebelumnya, virus ini seolah-olah datang dari DHL. Jika dijalankan, maka virus akan menyebabkan komputer terinfeksi.
Memanfaatkan Facebook yang popular, pembuat virus mengubah e-mail seakan-akan dari administrator Facebook. Pembuat virus meminta password reset Facebook dan menjalankan satu aplikasi yang isinya program berbahaya.
“Jika aplikasi itu dijalankan, maka korbannya akan dibuat pusing tujuh keliling. Selain menginfeksi komputer korbannya, virus juga akan meng-download spyware, scareware berupa antivirus palsu, dan menginfeksi lagi komputer korbannya,” kata Alfons.
Tidak cukup melakukan hal ini, Bredolab juga akan melakukan spam dari komputer korbannya. Akibatnya IP address komputer korban bisa diblok oleh perusahaan blacklist, karena mengirimkan spam dan mengganggu pengiriman e-mail.
Sedangkan cara penginfeksian virus Zbot lebih canggih. Virus ini tidak mengirimkan diri sebagai lampiran e-mail seperti Bredolab, yang bisa diblok oleh mailserver.
Virus itu menyebar melalui email phishing, seakan-akan pesan resmi dari Facebook untuk mengubah password. Jika link tersebut diklik, maka ia akan menampilkan situs palsu Facebook yang meminta korbannya memasukkan username dan password.
Jika dituruti maka username dan password pengguna Facebook akan diketahui oleh pembuat virus. Tidak cukup mencuri password Facebook korbannya, virus ini juga akan memberikan link ke file untuk diunduh yang dikatakan sebagai file update dari Facebook. Jika dijalankan, maka virus akan menginfeksi komputer korbannya dan mengakibatkan komputer itu mengirimkan spam.
Lalu bahaya terbesar apa yang bisa dialami user?
Alfons mengatakan tingkat bahaya tergantung dari korbannya. Korban bisa kehilangan akun Facebook dan jika ada nilai ekonomis di akun itu, misalnya data rahasia rekening perbankan maka akan bisa berpindah tangan.
“Selain itu yang perlu dikhawatirkan adalah bahaya jaringan komputer kantor yang menjadi korban virus ini. Jika komputer mengirimkan spam, maka IP kantor akan di-blacklist sehingga tidak akan bisa mengirimkan email dengan baik, dan seluruh email kantor tersebut akan masuk ke dalam kategori spam. Potensi kerugian ekonominya sangat besar,” ujar Alfons.
Untuk menghindari virus di Facebook, Alfons mengatakan pengguna komputer harus menggunakan program antivirus yang ter-update. Selain itu ia menyarankan pengguna komputer selalu waspada terhadap pemalsuan situs atau webforging.
“Jangan mudah percaya link yang diberikan. Khususnya pada saat memasukkan data penting seperti username dan password, sebaiknya perhatikan situs yang dikunjungi dengan seksama,” timpalnya
Awas ..bahaya mengancam pengguna facebook 2010
Siapa nggak kenal situs jejaring sosial yang satu ini. Hampir setiap orang tergila-gila dengan facebook. Namun tahukah anda bahwa ada bahaya yang mengancam para pengguna facebook di seluruh dunia....? Lebih lanjut tentang bahaya facebook di tahun 2010...simak artikel berikut:
2010 Ancaman di Facebook Kian Dahsyat
Tahun 2010 akan menjadi tahun di mana ancaman keamanan pada pengguna jejaring sosial dan situs media semacam Facebook dan Twitter meningkat.
Pengguna aplikasi iPhone pun menjadi salah satu incaran terbesar pencuri informasi dan data internet dengan cara phising.
“Dengan pencapaian jumlah pengguna Facebook lebih dari 350 juta, kami perkirakan di tahun 2010 tren ini justru akan menjadi lebih besar,” ujar McAfee dalam Laporan Prediksi Ancaman 2010.
“Pembuat malware sangat suka mengikuti perkembangan jejaring sosial. Hal ini akan terus berlanjut di tahun 2010,” ujar McAfee.
Laporan itu mengingatkan Google dan penyedia layanan lainnya akan terjadi serangan mesin pencari. Twitter dan situs jejaring sosial lainnya pun akan terjadi eskalasi.
Twitter adalah salah satu penyedia yang paling besar potensinya mendapat serangan lewat URL dengan menggunakan bit.ly atau tinyurl.com.
“Trik seperti ini akan masih dominan di tahun 2010, karena pengguna berpikir itu hal normal,” ujar laporan yang ditulis oleh Dmitri Alperovitch, Toralv Dirro, Paula Greve, Rahul Kashyap, David Marcus, Sam Masiello, Franois Paget, dan Craig Schmugar dari McAfee Labs.
“Seiring dengan pengembangan layanan Web 2.0, kami memperkirakan akan lebih banyak agenda tersembunyi dalam aktivitas mengambil informasi dan data,” jelas McAfee.
Fenomena sukses iPhone Apple juga dikendalikan sebagian besar oleh berbagai variasi aplikasi yang ada di dalamnya.
Tapi toko aplikasi aktif Apple yang akhir-akhir ini mencapai 100 ribu adalah salah satu celah yang bisa dimanfaatkan oleh para peretas atau pencuri data.
2010 Ancaman di Facebook Kian Dahsyat
Tahun 2010 akan menjadi tahun di mana ancaman keamanan pada pengguna jejaring sosial dan situs media semacam Facebook dan Twitter meningkat.
Pengguna aplikasi iPhone pun menjadi salah satu incaran terbesar pencuri informasi dan data internet dengan cara phising.
“Dengan pencapaian jumlah pengguna Facebook lebih dari 350 juta, kami perkirakan di tahun 2010 tren ini justru akan menjadi lebih besar,” ujar McAfee dalam Laporan Prediksi Ancaman 2010.
“Pembuat malware sangat suka mengikuti perkembangan jejaring sosial. Hal ini akan terus berlanjut di tahun 2010,” ujar McAfee.
Laporan itu mengingatkan Google dan penyedia layanan lainnya akan terjadi serangan mesin pencari. Twitter dan situs jejaring sosial lainnya pun akan terjadi eskalasi.
Twitter adalah salah satu penyedia yang paling besar potensinya mendapat serangan lewat URL dengan menggunakan bit.ly atau tinyurl.com.
“Trik seperti ini akan masih dominan di tahun 2010, karena pengguna berpikir itu hal normal,” ujar laporan yang ditulis oleh Dmitri Alperovitch, Toralv Dirro, Paula Greve, Rahul Kashyap, David Marcus, Sam Masiello, Franois Paget, dan Craig Schmugar dari McAfee Labs.
“Seiring dengan pengembangan layanan Web 2.0, kami memperkirakan akan lebih banyak agenda tersembunyi dalam aktivitas mengambil informasi dan data,” jelas McAfee.
Fenomena sukses iPhone Apple juga dikendalikan sebagian besar oleh berbagai variasi aplikasi yang ada di dalamnya.
Tapi toko aplikasi aktif Apple yang akhir-akhir ini mencapai 100 ribu adalah salah satu celah yang bisa dimanfaatkan oleh para peretas atau pencuri data.
Langganan:
Postingan (Atom)