
Di dunia Facebook (FB) selain cukup heboh dengan banyaknya anak gadis yang hilang, pembunuhan dan kasus penipuan, banyak juga yang dijadikan sasaran pembobolan account Facebook. Beberapa hari ini banyak juga teman-teman saya yang berkonsultasi bahwa accountnya dibobol oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Bahkan tidak tanggung-tanggung, yang membobol account Facebook tersebut merubah seluruh isi profile, foto, ataupun mengirim pesan yang aneh-aneh kepada seluruh teman yang ada. Sehingga bisa merusak nama baiknya.
Berikut saya informasikan beberapa metode atau cara account Facebook bisa dibobol oleh si tangan jahil.
1. Melalui “Typo Site” atau Web Site Abal-abal.
Typo site merupakan media hack yang paling handal. Sebelum terjadi di Facebook banyak sekali Typo site yang bergentayangan di dunia maya. Salah satunya membuat duplikasi tampilan Internet Banking di Indonesia. Fungsi Typo site sendiri yakni menduplikasi tampilan sebuah web site semirip mungkin agar visitor tertipu, serta menyimpan informasi apapun yang berhubungan dengan web site yang diduplikat.
Typo site dengan tujuan ‘menyerang’ user Facebook salah satunya berbentuk web site penyedia chips poker. Saat ini sangat banyak sekali web site penyedia chips poker yang abal-abal. Biasanya dalam web site abal-abal tersebut pertama kali meminta visitor untuk login dengan menggunakan alamat e-mail dan password Facebook-nya. Tapi setelah dimasukkan keduanya, malah tidak bisa login. Hal tersebut memang dikarenakan web site abal-abal tersebut hanya sebagai pengecoh saja. Sedangkan alamat e-mail dan password Facebook yang kita miliki telah tersimpan di database web site abal-abal tersebut.
Selain melalui web site penyedia chips poker, biasanya si tangan jahil menyarankan kepada kita untuk login dari alamat yang lain (selain facebook.com). Biasanya dengan alasan keamanan atau biar mudah diingat. Setelah diakses biasanya hasil yang akan muncul adalah tampilan Facebook. Tapi jika akan login, tidak akan bisa login.
2. Melalui E-mail.
E-mail merupakan jalan kedua jika cara pertama gagal. Biasanya si tangan jahil telah mengetahui password dari e-mail si target. Kemudian si tangan jahil meminta reset password dari web site Facebook. Setelah proses reset password selesai, Facebook akan mengirim e-mail yang berisikan “reset code.” Setelah kode tersebut dimasukkan, maka selanjutnya Facebook meminta untuk memasukkan password baru. Nah disitulah si tangan jahil mulai merubah password korban. Setelah dirubah maka si tangan jahil mulai beraksi merubah apapun yang diinginkan.
Biasanya selanjutnya si korban akan merasa aneh tidak bisa login ke account Facebook-nya. Ya, hal tersebut dikarenakan password telah diganti oleh si tangan jahil.
3. Melalui Komputer atau Laptop Milik Orang Lain.
Untuk yang satu ini, harap diwaspadai bagi pelanggan warnet atau yang suka meminjam komputer dan laptop teman ataupun orang yang tidak terlalu dikenal. Sebab tidak menutup kemungkinan jika komputer ataupun laptop yang kita pakai telah terinstall sebuah aplikasi “keylogger.” Dengan adanya aplikasi tersebut, maka segala aktifitas kita bisa tersimpan dengan rapi di komputer ataupun laptop tersebut. Data yang telah tersimpan tersebut akhirnya bisa dibaca oleh si tangan jahil. Selain itu bisa juga jika kita lupa “Log Out” disaat selesai membuka Facebook.
4. Menebak Password.
Jika cara 1, 2, dan 3 tidak berhasil maka si tangan jahil mulai beraksi dengan menebak password Facebook si target. Biasanya dimulai dengan menebak tanggal lahir, nomor hp, nama panggilan, nama kota tinggal, dan sebagainya. Si tangan jahil biasanya paling suka menyerang kaum perempuan. Mengapa? Sebab perempuan lebih suka menggunakan password yang sederhana. Tapi tidak menutup kemungkinan juga jika laki-laki pun banyak yang melakukan hal tersebut.
5. Melalui Kerabat Dekat.
Untuk yang satu ini sebetulnya persentasenya sangat kecil, tapi kasusnya pernah saya temui. Biasanya terjadi pada pasangan muda-mudi yang masih berpacaran. Mungkin dikarenakan sudah saling percaya lahir bathin satu sama lain, biasanya tidak sungkan-sungkan untuk memberitahu alamat e-mail dan passwordnya. Disaat terjadi suatu pertikaian, biasanya akan menyerang account Facebook. Padahal sesungguhnya account Facebook sama halnya dengan rekening tabungan, privasinya sangatlah tinggi.
Itulah 5 metode yang biasa digunakan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab untuk membobol sebuah account Facebook. Biasanya saya selalu menyarankan hal-hal sebagai berikut :
1. Berpegang teguh pada alamat resmi Facebook.
Jangan pergunakan alamat lain untuk login selain melalui alamat www.facebook.com, m.facebook.com, serta lite.facebook.com.
2. Password yang sulit.
Pergunakanlah password jenis kombinasi atau alphanumerik, yakni password yang terdiri dari huruf dan angka. Serta memiliki panjang minimal 8 karakter. (Contoh: 876UiLf1 atau req4had). Jika menggunakan password selain alphanumeric juga boleh, tapi disarankan untuk selalu diganti setiap 1 bulan sekali. Lebih baik lagi jika diganti setiap 1 minggu sekali. Password ini harap Anda pergunakan pula di account e-mail, agar tidak terjadi proses pembobolan melalui e-mail (cara pembobolan ke-2).
3. Pemakaian komputer milik orang lain.
Untuk yang satu ini memang cukup sulit untuk dilihat secara kasat mata. Terutama jika komputer yang kita pakai telah terinstall aplikasi Keylogger. Tapi tidak perlu khawatir, aplikasi Keylogger harganya “lumayan dalam.” Tidak menutup kemungkinan juga jika ada yang gratis ataupun versi bajakannya.
Tapi untuk poin ke-3 ini yang ingin saya tekankan adalah untuk pemakaian komputer di warnet. Jika akan keluar dari warnet, pastikan Log Out terlebih dahulu Facebook Anda. Jika pada saat Login password Anda tersimpan, silahkan hapus terlebih dahulu. Untuk pengguna Mozilla Firefox (Tools > Options > Security > Saved Password > Remove All). Untuk pengguna Google Chrome (Tools > Options > Personal Stuff > Show saved passwords > Remove all).
4. Jaga kerahasiaan.
Jaga baik-baik kerahasiaan password Facebook Anda. Jangan beritahu anggota keluarga, teman dekat, pacar, suami, ataupun istri Anda. Termasuk dengan tidak mempublikasikan nomor telepon ataupun HP Anda secara default, kecuali jika ingin ditelepon oleh orang yang tidak dikenal. Ubahlah pengaturan account Facebook Anda.
5. Jangan mudah percaya.
Sebagai pembelajaran dari kasus-kasus Facebook sebelumnya, disarankan untuk tidak terlalu percaya dengan seseorang yang baru kita kenal. Terutama yang betul-betul bukan teman kita. Apalagi jika beredar berita-berita yang belum jelas kebenarannya (Hoax).
6. Jaga tali pertemanan.
Facebook merupakan salah satu web site pertemanan di dunia. Diharapkan dengan adanya Facebook bisa menjaga tali pertemanan dengan yang lainnya. Gunakan Facebook sebaik-baiknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar